Ini Dia Cara Memahami Target Market dalam Marketing

target market

Marketing atau pemasaran merupakan bagian penting dari kesuksesan setiap bisnis e-commerce. Meskipun pendekatan multi-pronged diperlukan untuk pemasaran setiap toko, tapi hal terpenting yang harus dilakukan adalah fokus pada target market kita. Dengan mengetahui siapa target market kita bisa membantu untuk menyampaikan pesan ke semua marketing channels seperti PPC, SEO, media sosial, email, afiliasi, dan lainnya.

Pada artikel ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menentukan target market yang tepat di dalam marketing.

1. Cari tahu siapa pelanggan kita

Meskipun kita telah mendefinisikan dan memilih niche yang tepat, penting bagi kita untuk mengetahui kemana akan menjualnya.

Jika kita tahu kepada siapa akan menjualnya, kita bisa menyesuaikan pesan dan konten khusus untuk mereka. Ini bukan berarti kita mengabaikan orang lain, tapi hanya untuk lebih memfokuskan pada satu kelompok tertentu.

Ada dua strategi utama untuk menemukan pelanggan yang tepat:

  • Buat persona sebelum memulai, kemudian sempurnakan untuk mendapatkan wawasan
  • Buat persona khusus berdasarkan produk niche

2. Gunakan iklan Facebook untuk menjangkau audiens kita

Sebuah cara cepat untuk mendapatkan pelanggan (atau profil pelanggan, setidaknya) adalah dengan menggunakan Facebook custom audience.

Untuk memulai, atur target iklan Facebook untuk fans dan followers dari salah satu pesaing terbesar kita. Iklan akan ditampilkan hanya untuk orang-orang yang menyukai pesaing kita. Mereka menargetkan pelanggan yang sama dengan kita, jadi ini adalah tempat yang bagus untuk memulai.

Berikutnya, di situs kita sendiri, kita akan membuat sebuah Facebook custom audience tracking pixel. Facebook akan menggunakan pixel ini untuk melacak siapa yang mengunjungi situs kita, dan kemudian mencoba untuk membuat iklan tertarget untuk audiens yang kita dapat.

Pertimbangkan untuk menjalankan survey pada landing page kita. Tawarkan kupon hadiah atau buat kuis untuk yang bisa menjawab pertanyaan tertentu (maksimal 2 atau 3 pertanyaan). Gunakan informasi yang kita kumpulkan untuk membantu mengasah audiens kita lebih jauh.

3. Toko yang tepat sasaran

Berikut adalah beberapa contoh dari pemiliki toko online yang berhasil mengidentifikasi pelanggan mereka dengan berfokus pada kebutuhan spesifik dan beradaptasi dengan pemasaran mereka.

Andrew Youderian dari Ecommerce Fuel menggunakan untuk menjalankan sebuah toko di mana dia menjual trolling motors. Pertama, dia menjual semua jenis dari trolling motors, tapi akhirnya dia menyadari bahwa sebagian besar penjualannya berasal dari higher end motors. Jadi ketika dia mendesain ulang situsnya, dia menargetkan seluruh hal untuk fokus pada higher end motos dan tingkat konversinya meningkat.

Dia juga menjalankan toko lain yang menjual CB radio. Dia menyadari bahwa sebagian besar pelanggannya yang menggunakan CB radio adalah untuk pickup trucks, jadi dia mengatur ulang tokonya untuk mencerminkan penggunaan yang lebih spesifik.

Itulah 3 alasan betapa pentingnya menentukan target audiens dalam marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *