8 Kesalahan Umum yang Dilakukan UMKM dalam Manajemen Marketing

marketing

Kami menemukan banyak UMKM menyalahgunakan anggaran  dan tidak digunakan secara efektif. Anggaran  perusahaan kecil sudah terlalu ketat dan kamu tidak memiliki banyak waktu untuk membuangnya. Untuk membantumu mengurangi kerugian dan meningkatkan keberhasilan pada tahun 2016, kami telah menyusun daftar 8 cara untuk usaha kecil yang kehilangan anggaran karena  manajemen marketing yang buruk agar meraih keuntungan.

  1. Menggunakan Media Social

 Jumlah user Facebook yang tinggi, membuat para usaha kecil  menyadari pentingnya menginvestasikan banyak waktu dan usahanya. Algoritma Facebook yang terus berubah, membuat para usaha kecil melihat kontennya di news feed mereka, dan pemilik usaha kecil harus membeli iklan Facebook agar kontennya terlihat

Harga iklan tidak terlalu buruk, tapi lebih banyak platform bergerak untuk membayar penempatan format, yang berarti kamu diharapkan dapat menghabiskan lebih banyak uang untuk iklan jika kontenmu ingin terlihat. Kami sarankan gunakan investasi sosial media untuk membangun daftar email. Kumpulkan alamat email followermu, sehingga kamu dapat berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

  1. Jangan Berharap Terlalu Banyak Kemudian Menyerah

Small Business Administration mengatakan bahwa 30% usaha kecil start-up gagal dalam 2 tahun dan terus meningkat hingga 50% dalam waktu lima tahun. Hal ini terjadi, karena mereka ingin segera mendapatkan hasilnya. Seharusnya, hasil tidak di dapatkan secara instan.

Solusinya? Gunakan iklan  untuk mendapatkan mesin pemasaran untuk melengkapi konten sebanyak yang kamu mampu untuk membuat dan mempromosikan.

  1. Kamu Tidak Memahami Audiens

Jika kamu tidak memahami customer , kamu tidak akan berhasil! Pelajari hati dan pikiran calon customer. Lakukan ini sebelum kamu menentukan strategi, membeli iklan, dan membuat konten. Cari tahu apa yang harus dikatakan kepada mereka, bagaimana mengatakannya, dan di mana kamu dapat mengatakannya. Jangan lupa Inti dari  manejemen marketing adalah kamu menjangkau calon customer.

  1. Tidak Tahu Cara Menarik Customer

Kamu perlu mengetahui taktik marketing dan konten yang membuat customer mu merasa berharga. Mungkin, 20% customermu memiliki kemungkinan berbelanja setidaknya setengah pendapatannya. Pastikan kamu memberi perhatian lebih pada 20% ini, berikan penawaran khusus, jangan diabaikan.

  1. Melakukan Iklan Kampanye

Ada banyak taktik marketing keren untuk dicoba. Usaha kecil dengan anggaran marketing yang terbatas seharusnya tidak melakukan kampanye marketing yang  mahal. Solusinya? Menguji dulu dengan anggaran terbatas. Jika dengan anggaran terbatas Anda berhasil, maka Anda tidak akan bermasalah jika ada  kelebihan anggaran untuk beriklan.

  1. Kamu Tidak Melacak Marketing mu Dengan Baik

Kamu mungkin memiliki Google Analytics. Banyak usaha kecil yang tidak memiliki jawaban yang baik untuk pertanyaan, karena mereka tidak tahu cara alat ini bekerja. Luangkan waktu untuk belajar via online tentang Analytics Academy.

Banyak terjadi kebingungan di sekitar platform iklan pay-per-klik Google AdWords. Google AdWords, merupakan alat marketing yang efektif. Namun, banyak usaha kecil hanya membeli iklan tanpa meneliti bagaimana iklan tersebut tampil.

Mulailah dengan menyiapkan pelacakan konversi untuk kampanye iklan. Sistem AdWords memungkinkanmu melihat seberapa efektif iklan untuk aktivitas customermu seperti panggilan telepon, pembelian website, download dan banyak lagi.

  1. Kamu Melakukan Terlalu Banyak

Usaha kecil yang memiliki sumber daya yang terbatas, tidak memiliki staf marketing. Kamu tidak bisa mempublikasikan konten atau mencoba setiap trik marketing yang datang bersama. Fokus pada audiensmu dan gunakan platform sosial media, website, dan alat marketing.

  1. Sesuaikan Strategi Marketing mu

Marketing terus berkembang cepat! Sementara kamu hanya perlu fokus pada yang berhasil, kami sarankan untuk mencoba beberapa hal-hal baru setiap tahun. Mengingat cara marketing terus  berkembang, sehingga kita harus berevolusi juga.

Setelah membaca artikel ini apakah kamu masih ingin membuang-buang uang dalam manajemen  marketing yang salah? Jika tidak, saatnya untuk menilai kembali rencana pemasaran kamu untuk tahun berikutnya dan membuat beberapa perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *