10 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Theme WordPress & Template Blogger

website

Ada banyak situs yang menyediakan direktori tema gratis dan premium untuk WordPress dan Blogger template. Dengan begitu banyaknya pilihan, bagaimana cara menentukan tema atau template yang bagus untuk desain blog kita? Pertimbangkan 10 faktor dibawah ini untuk mengambil keputusan yang tepat sebelum memilih tema WordPress dan Blogger template untuk situsmu.

1. Anggaran

Meskipun banyak tema WordPress dan Blogger yang tersedia secara gratis, tetapi ada juga versi premium (berbayar) atau kustom. Tema gratis tersedia bagi siapa saja yang ingin menggunakan tema tanpa biaya sepeserpun, itu berarti banyak orang bisa menggunakan tema yang sama persis. Sedangkan tema premium biasanya dibanderol dengan harga sekitar $45-70. Siapapun bisa membelinya dan menggunakannya untuk blog mereka. Tema kustom dibuat oleh blog designer untuk blog tertentu. Hal pertama yang harus kamu pertimbangkan adalah berapa banyak anggaran yang kamu miliki untuk membuat tampilan yang unik dan meningkatkan fungsi blog.

2. Fungsionalitas

Tentukan berapa banyak fungsi yang ingin ditambahkan pada blog. Ini semua tergantung pada tujuanmu. Jika ingin mengembangkan blog lebih jauh, berarti kamu membutuhkan tema yang menawarkan fleksibilitas dan yang dapat meningkatkan fungsionalitas. Sebagai contoh, jika kamu ingin memasang iklan di blog tapi menggunakan tema dengan kolom tunggal, maka ini akan sedikit menyulitkan untuk mengatur dimana ingin menampilkan iklan.

3. Kustomisasi tambahan

Hampir semua tema blog dapat dikustomisasi dari versi aslinya. Mungkin kamu menemukan tema atau template yang sangat disukai tapi warna dan fontnya tidak sesuai dengan keinginanmu. Oleh karena itu, kamu harus mengubahnya secara manual. Pastikan tema yang kamu gunakan mudah untuk dikustomisasi. Namun, semakin besar perubahan, maka semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan.

4. Layout

Salah satu hal pertama yang harus kamu perhatikan ketika mencari tema WordPress atau blogger template adalah layout. Kebanyakan blog terdiri dari 2 sampai 3 kolom. Beberapa menawarkan format blog standar dengan daftar posting blog yang diapit oleh kolom sidebar, tetapi blog lain menggunakan tema bergaya majalah, foto, dan masih banyak lagi. Carilah beberapa referensi desain blog untuk menentukan jenis layout yang sesuai dengan blogmu.

5. Reputasi designer

Siapapun bisa membuat tema atau template blog, mempublishnya secara online dan menawarkannya secara gratis atau berbayar. Hal ini bisa menjadi rumit untuk mengubah tema blog jika memiliki banyak konten dan kustomisasi (misalnya, plugin WordPress, kustomisasi sidebar dengan widget, dll). Pastikan tema atau template blog yang kamu pilih adalah dari seorang designer terkenal atau memiliki reputasi yang baik.

6. Cari situs lain yang menggunakan tema sama

Jika menemukan tema atau template online yang kamu suka, cobalah untuk mencari beberapa blog lain yang telah menggunakan tema tersebut. Lakukan beberapa test untuk menguji semua fungsi dari perspektif pengguna. Jangan takut untuk menghubungi pembuat tema atau template untuk meminta daftar situs yang menggunakan tema tersebut. Designer yang baik akan dengan senang hati berbagai informasi ini.

7. Elemen desain

Pertimbangkan elemen desain seperti warna, fonts, dan sebagainya sebelum memilih desain blog. Meskipun elemen desain biasanya dapat diubah dengan mudah oleh orang yang mengerti tentang CSS, tetapi elemen desain ini bisa menjadi investasi tambahan jika kamu harus mencari seseorang untuk membantumu.

8. Elemen fungsional

Sama seperti melakukan analisis elemen desain pada tema atau template blog, kamu juga harus meluangkan waktu untuk menganalisis elemen-elemen fungsional seperti link “Read More” dibagian akhir tulisan, teks dalam blok kutipan, bagian komentar, sidebar headers, judul posting, navigasi “Next” atau “Previous“, dan sebagainya. Masing-masing elemen fungsional ini sangat penting untuk pengalaman pengguna.

9. Review Pengguna

Salah satu langkah yang paling penting ketika memilih tema WordPress atau blogger template adalah dengan membaca review dari blogger lain. Jika kamu sedang mempertimbangkan tema atau template dari situs direktori, periksa setiap review yang ada dalam situs tersebut. Luangkan waktu untuk mencari di Google tentang tema tersebut dan pembuatnya untuk mencari tahu apa yang dikatakan oleh blogger lain.

10. Dukungan

Sebelum memilih tema atau template blog, cari tahu apa saja jenis dukungan yang diberikan oleh tema tersebut. Apakah designer ada untuk menjawab pertanyaan? Apakah ada forum dukungan dimana pengguna bisa saling membantu? Apakah kamu dapat membayar untuk mendapatkan dukungan ketika dibutuhkan? Tema terbaik pastinya akan menawarkan beberapa cara bagi pengguna untuk mendapatkan bantuan ketika mereka membutuhkan.

Itulah 10 faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memilih tema atau template untuk blogmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *